Pages

Rabu, 21 November 2012

7 Pahlawan Revolusi


1.Jenderal Anumerta Achmad Yani.




Jenderal TNI Anumerta Ahmad Yani (juga dieja Achmad Yani; lahir di PurworejoJawa Tengah19 Juni 1922 – meninggal di Lubang Buaya,Jakarta1 Oktober 1965 pada umur 43 tahun) adalah seorang pahlawan revolusi dan nasional Indonesia.
Beliau dikenal sebagai seorang tentara yang selalu berseberangan dengan PKI (Partai Komunis Indonesia). Ketika menjabat sebagai Menteri/Panglima Angkatan Darat sejak tahun 1962, ia menolak keinginan PKI untuk membentuk Angkatan Kelima yang terdiri dari buruh dan tani. Karena itulah beliau menjadi salah satu target PKI yang akan diculik dan dibunuh di antara tujuh petinggi TNI AD melalui G30S (Gerakan Tiga Puluh September). Ia ditembak di ruang makan di rumahnya,Jalan Lembang D58,Menteng pada jam 04.35 tanggal 1 Oktober 1965. Mayatnya kemudian ditemukan di Lubang Buaya.[1]
Jabatan terakhir sebagai Menteri/Panglima Angkatan Darat(Men/Pangad) sejak tahun 1962.
Beliau dimakamkan di TMP KalibataJakarta.
Ahmad Yani lahir di JenarPurworejoJawa Tengah pada tanggal 19 Juni 1922 dari keluarga Wongsoredjo, yang bekerja di pabrik gula milik pengusaha Belanda. Tahun 1927, Yani pindah bersama keluarganya ke Batavia, di mana ayahnya bekerja untuk seorang jendral Belanda. Di Batavia, Yani menyelesaikan sekolah dasar dan sekolah menengahnya. Tahun 1940, Yani meninggalkan bangku sekolah tinggi untuk masuk dinas kemiliteran pemerintah kolonial Hindia Belanda. Dia masuk Dinas Topografi Militer di MalangJawa Timur, tapi berhenti karena invasi Jepangtahun 1942. Di waktu yang sama keluarganya pindah kembali ke Jawa Tengah.

2.Letnan Jenderal Anumerta Siswondo Parman.



Letnan Jenderal TNI Anumerta Siswondo Parman (lahir di WonosoboJawa Tengah4 Agustus 1918 – meninggal di Lubang BuayaJakarta1 Oktober 1965 pada umur 47 tahun) atau lebih dikenal dengan nama S. Parman adalah salah satu pahlawan revolusi Indonesia dan tokoh militer Indonesia. Ia meninggal dibunuh pada persitiwa G30S PKI dan mendapatkan gelar Letnan Jenderal Anumerta. Ia dimakamkan di TMP Kalibata, Jakarta.
Pria kelahiran Wonosobo, Jawa Tengah ini merupakan perwira intelijen, sehingga banyak tahu tentang kegiatan rahasia PKI karena itulah dirinya termasuk salah satu di antara para perwira yang menolak rencana PKI untuk membentuk Angkatan Kelima yang terdiri dari buruh dan tani. Penolakan yang membuatnya dimusuhi dan menjadi korban pembunuhan PKI.
Pendidikan umum yang pernah diikutinya adalah sekolah tingkat dasar, sekolah menengah, dan Sekolah Tinggi Kedokteran. Namun sebelum menyelesaikan dokternya, tentara Jepang telah menduduki Republik sehingga gelar dokter pun tidak sampai berhasil diraihnya.
Setelah tidak bisa meneruskan sekolah kedokteran, ia sempat bekerja pada Jawatan Kempeitai. Di sana ia dicurigai Jepang sehingga ditangkap, namun tidak lama kemudian dibebaskan kembali. Sesudah itu, ia malah dikirim ke Jepang untuk mengikuti pendidikan pada Kenpei Kasya Butai. Sekembalinya ke tanah air ia kembali lagi bekerja pada Jawatan Kempeitai.
Awal kariernya di militer dimulai dengan mengikuti Tentara Keamanan Rakyat (TKR) yaitu Tentara RI yang dibentuk setelah proklamasi kemerdekaan. Pada akhir bulan Desember 1945, ia diangkat menjadi Kepala Staf Markas Besar Polisi Tentara (PT) di Yogyakarta.
Selama Agresi Militer II Belanda, ia turut berjuang dengan melakukan perang gerilya. Pada bulan Desember 1949, ia ditugaskan sebagai Kepala Staf Gubernur Militer Jakarta Raya. Salah satu keberhasilannya saat itu adalah membongkar rahasia gerakan Angkatan Perang Ratu Adil (APRA) yang akan melakukan operasinya di Jakarta di bawah pimpinan Westerling. Selanjutnya, pada Maret 1950, ia diangkat menjadi kepala Staf G. Dan setahun kemudian dikirim ke Amerika Serikat untuk mengikuti pendidikan pada Military Police School.
Sekembalinya dari Amerika Serikat, ia ditugaskan di Kementerian Pertahanan untuk beberapa lama kemudian diangkat menjadi Atase Militer RI di LondonInggris pada tahun 1959. Lima tahun berikutnya yakni pada tahun 1964, ia diserahi tugas sebagai Asisten I Menteri/Panglima Angkatan Darat (Men/Pangad) dengan pangkat Mayor Jenderal.
Ketika menjabat Asisten I Menteri/Panglima Angkatan Darat (Men/Pangad) ini, pengaruh PKI juga sedang marak di Indonesia. Partai Komunis ini merasa dekat dengan Presiden Soekarno dan sebagian rakyat pun sudah terpengaruh. Namun sebagai perwira intelijen, S. Parman sebelumnya sudah banyak mengetahui kegiatan rahasia PKI. Maka ketika PKI mengusulkan agar kaum buruh dan tani dipersenjatai atau yang disebut dengan Angkatan Kelima. Ia bersama sebagian besar Perwira Angkatan Darat lainnya menolak usul yang mengandung maksud tersembunyi itu. Dengan dasar itulah kemudian dirinya dimusuhi oleh PKI.Dan akhirnya pada saat terjadinya peristiwa G30S ,beliau menjadi korban karena termasuk musuh PKI.S.Parman diculik dari rumahnya,dibunuh di Lubang Buaya,dan disembunyikan di sumur Lubang Buaya.
3.Letnan Jenderal Anumerta Mas Tirtodarmo Haryono.

Letnan Jenderal TNI Anumerta Mas Tirtodarmo Haryono (lahir di SurabayaJawa Timur20 Januari 1924 – meninggal di Lubang BuayaJakarta1 Oktober 1965 pada umur 41 tahun) adalah salah satu pahlawan revolusi Indonesia yang terbunuh pada persitiwa G30S PKI. Ia dimakamkan di TMP Kalibata - Jakarta.
Letjen Anumerta M.T. Haryono kelahiran Surabaya, 20 Januari 1924, ini sebelumnya memperoleh pendidikan di ELS (setingkat Sekolah Dasar) kemudian diteruskan ke HBS (setingkat Sekolah Menengah Umum). Setamat dari HBS, ia sempat masuk Ika Dai Gakko (Sekolah Kedokteran masa pendudukan Jepang) di Jakarta, namun tidak sampai tamat.
Ketika kemerdekaan RI diproklamirkan, ia yang sedang berada di Jakarta segera bergabung dengan pemuda lain untuk berjuang mempertahankan kemerdekaan. Perjuangan itu sekaligus dilanjutkannya dengan masuk Tentara Keamanan Rakyat (TKR). Awal pengangkatannya, ia memperoleh pangkat Mayor.
Selama terjadinya perang mempertahankan kemerdekaan yakni antara tahun 1945 sampai tahun 1950, ia sering dipindahtugaskan. Pertama-tama ia ditempatkan di Kantor Penghubung, kemudian sebagai Sekretaris Delegasi RI dalam perundingan dengan Inggris dan Belanda. Suatu kali ia juga pernah ditempatkan sebagai Sekretaris Dewan Pertahanan Negara dan di lain waktu sebagai Wakil Tetap pada Kementerian Pertahanan Urusan Gencatan Senjata. Dan ketika diselenggarakan Konferensi Meja Bundar (KMB), ia merupakan Sekretaris Delegasi Militer Indonesia.
4.Letnan Jenderal Anumerta Suprapto.

Letnan Jenderal TNI Anumerta R. Suprapto (lahir di PurwokertoJawa Tengah20 Juni 1920 – meninggal di LubangbuayaJakarta1 Oktober 1965pada umur 45 tahun) adalah seorang pahlawan nasional Indonesia. Ia merupakan salah satu korban dalam G30SPKI dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta.
Suprapto yang lahir di Purwokerto, 20 Juni 1920, ini boleh dibilang hampir seusia dengan Panglima Besar Sudirman. Usianya hanya terpaut empat tahun lebih muda dari sang Panglima Besar. Pendidikan formalnya setelah tamat MULO (setingkat SLTP) adalah AMS (setingkat SMU) Bagian B di Yogyakarta yang diselesaikannya pada tahun 1941.
Sekitar tahun itu pemerintah Hindia Belanda mengumumkan milisi sehubungan dengan pecahnya Perang Dunia Kedua. Ketika itulah ia memasuki pendidikan militer pada Koninklijke Militaire Akademie di Bandung. Pendidikan ini tidak bisa diselesaikannya sampai tamat karena pasukan Jepang sudah keburu mendarat di Indonesia. Oleh Jepang, ia ditawan dan dipenjarakan, tapi kemudian ia berhasil melarikan diri.
Selepas pelariannya dari penjara, ia mengisi waktunya dengan mengikuti kursus Pusat Latihan Pemuda, latihan keibodan, seinendan, dan syuisyintai. Dan setelah itu, ia bekerja di Kantor Pendidikan Masyarakat.
Di awal kemerdekaan, ia merupakan salah seorang yang turut serta berjuang dan berhasil merebut senjata pasukan Jepang di Cilacap. Selepas itu, ia kemudian masuk menjadi anggota Tentara Keamanan Rakyat di Purwokerto. Itulah awal dirinya secara resmi masuk sebagai tentara, sebab sebelumnya walaupun ia ikut dalam perjuangan melawan tentara Jepang seperti di Cilacap, namun perjuangan itu hanyalah sebagai perjuangan rakyat yang dilakukan oleh rakyat Indonesia pada umumnya.
Selama di Tentara Keamanan Rakyat (TKR), ia mencatatkan sejarah dengan ikut menjadi salah satu yang turut dalam pertempuran di Ambarawa melawan tentara Inggris. Ketika itu, pasukannya dipimpin langsung oleh Panglima Besar Sudirman. Ia juga salah satu yang pernah menjadi ajudan dari Panglima Besar tersebut.
Setelah Indonesia mendapat pengakuan kedaulatan, ia sering berpindah tugas. Pertama-tama ia ditugaskan sebagai Kepala Staf Tentara dan Teritorial (T&T) IV/ Diponegoro di Semarang. Dari Semarang ia kemudian ditarik ke Jakarta menjadi Staf Angkatan Darat, kemudian ke Kementerian Pertahanan. Dan setelah pemberontakan PRRI/Permesta padam, ia diangkat menjadi Deputy Kepala Staf Angkatan Darat untuk wilayah Sumatera yang bermarkas di Medan. Selama di Medan tugasnya sangat berat sebab harus menjaga agar pemberontakan seperti sebelumnya tidak terulang lagi.
5.Mayor Jenderal Anumerta Donald Isac Panjaitan.

Mayor Jenderal TNI Anumerta Donald Isaac Panjaitan (lahir di BaligeSumatera Utara19 Juni 1925 – meninggal di Lubang BuayaJakarta1 Oktober 1965 pada umur 40 tahun) adalah salah satu pahlawan revolusi Indonesia. Ia dimakamkan di TMP KalibataJakarta
Panjaitan lahir di Balige, Tapanuli, 9 Juni 1925. Pendidikan formal diawali dari Sekolah Dasar, kemudian masuk Sekolah Menengah Pertama, dan terakhir di Sekolah Menengah Atas. Ketika ia tamat Sekolah Menengah Atas, Indonesia sedang dalam pendudukan Jepang. Sehingga ketika masuk menjadi anggota militer ia harus mengikuti latihan Gyugun. Selesai latihan, ia ditugaskan sebagai anggota Gyugun di Pekanbaru, Riau hingga Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya.
Ketika Indonesia sudah meraih kemerdekaan, ia bersama para pemuda lainnya membentuk Tentara Keamanan Rakyat (TKR) yang kemudian menjadi TNI. Di TKR, ia pertama kali ditugaskan menjadi komandan batalyon, kemudian menjadi Komandan Pendidikan Divisi IX/Banteng di Bukittinggi pada tahun 1948. Seterusnya menjadi Kepala Staf Umum IV (Supplay) Komandemen Tentara Sumatera. Dan ketika Pasukan Belanda melakukan Agresi Militernya yang Ke II, ia diangkat menjadi Pimpinan Perbekalan Perjuangan Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI).
Seiring dengan berakhirnya Agresi Militer Belanda ke II, Indonesia pun memperoleh pengakuan kedaulatan. Panjaitan sendiri kemudian diangkat menjadi Kepala Staf Operasi Tentara dan Teritorium (T&T) I Bukit Barisan di Medan. Selanjutnya dipindahkan lagi ke Palembang menjadi Kepala Staf T & T II/Sriwijaya.
Setelah mengikuti kursus Militer Atase (Milat) tahun 1956, ia ditugaskan sebagai Atase Militer RI di Bonn, Jerman Barat. Ketika masa tugasnya telah berakhir sebagai Atase Militer, ia pun pulang ke Indonesia. Namun tidak lama setelah itu yakni pada tahun 1962, perwira yang pernah menimba ilmu pada Associated Command and General Staff College, Amerika Serikat ini, ditunjuk menjadi Asisten IV Menteri/Panglima Angkatan Darat (Men/Pangad). Jabatan inilah terakhir yang diembannya saat peristiwa G 30/S PKI terjadi.
Ketika menjabat Asisten IV Men/Pangad, ia mencatat prestasi tersendiri atas keberhasilannya membongkar rahasia pengiriman senjata dari Republik Rakyat Cina (RRC) untuk PKI. Dari situ diketahui bahwa senjata-senjata tersebut dimasukkan ke dalam peti-peti bahan bangunan yang akan dipakai dalam pembangunan gedung Conefo (Conference of the New Emerging Forces). Senjata-senjata itu diperlukan PKI yang sedang giatnya mengadakan persiapan melancarkan pemberontakan.
6.Mayor Jenderal Anumerta Sutoyo Siswomiharjo.

Mayor Jenderal TNI Anumerta Sutoyo Siswomiharjo (lahir di KebumenJawa Tengah23 Agustus 1922 – meninggal di Lubang BuayaJakarta1 Oktober1965 pada umur 43 tahun) adalah seorang Mayor Jenderal TNI yang menjadi korban dalam peristiwa Gerakan 30 September di Indonesia.
Ia dimakamkan di TMP Kalibata, Jakarta.
Pendidikan Umum 1. [HIS] 2. [MULO]B 3. [AMS]B
Pendidikan militer 1. Kursus C Seskoad 2. Kursus Milat
Jabatan : 1. Ajudan Dandiv V 2. Kabag Organisasi Resimen PT Purworejo 3. Kepala Staf CPM Yogyakarta 4. Dan CPM Den II.
7.Kapten Anumerta Pierre Andreas Tendean.

Kapten Czi (Anm.) Pierre Andreas Tendean (lahir di Jakarta21 Februari 1939 – meninggal di Jakarta1 Oktober 1965 pada umur 26 tahun) adalah salah seorang korban pada peristiwa Gerakan 30 September dan merupakan pahlawan nasional Indonesia dan dimakamkan di TMP Kalibata, Jakarta.
Beliau adalah ajudan dari Jenderal Besar DR. Abdul Harris Nasution (Menko Hankam/Kepala Staf ABRI) pada era Soekarno. Abdul Harris Nasution lolos dari peristiwa penculikan tetapi anaknya, Ade Irma Suryani Nasution tewas tertembus peluru. Pierre Tendean sendiri ditangkap oleh segerombolan penculik dan dibunuh di Lubang Buaya. Ia diculik karena dikira adalah Jenderal Besar DR. A.H. Nasution.
Pierre adalah pria blasteran Minahasa - Perancis yang fasih berbahasa Jawa. Lulusan ATEKAD tahun 1961 ini bergabung dengan corps Genie (sekarang corps Zeni) dan posisinya dua tahun junior di bawah mantan Wapres Try Sutrisno.
Setelah lulus dari pendidikan militer, ia langsung mengajukan diri untuk bergabung dengan garis depan dalam peristiwa Konfrontasi Indonesia-Malaysia. Wajah indo-nya membuat Pierre dengan mudah bolak balik Indonesia - Singapura sebagai intelijen untuk mengumpulkan data. Kurang lebih Pierre berhasil melakukan infiltrasi sebanyak 6 kali, yang terakhir nyaris membuatnya terbunuh
Saat ini sedang direncanakan tentang pembuatan film mengenai Pierre Tendean dengan judul Pierre.

8 Game Online Paling Sukses Di Indonesia


8. 3 Kingdoms Online

Dengan bekal cerita latar belakang yang sudah mendunia ditambah tampilan grafis 3 dimensi yang cukup bagus, 3 Kingdoms Online dirilis pertama kali pada tahun 2010 dan langsung menjadi game online dengan user terbanyak yang dimiliki oleh WaveGame. Fitur lain seperti soldier system, auto bot, dan PvP masal yang luar biasa menjadikan 3 Kingdoms Online sebagai salah satu MMORPG paling populer di Indonesia hingga saat ini.


7. Perfect World

Ketika pertama kali diluncurkan oleh LYTO pada tahun 2008, Perfect Worldmenawarkan fitur-fitur yang canggih seperti pembuatan karakter yang dapat menyerupai foto asli, kustomisasi pakaian dan atribut karakter yang elegan, sampai dengan fitur terbang yang pertama kali ada di Indonesia. Kesuksesan Perfect World berhasil menggantikan posisi produk LYTO lainnya RF Online sebagai 3D MMORPG terpopuler di Indonesia pada waktu itu.

6. Counter Strike

Berawal dari sebuah game LAN (Local Area Network) pada tahun 2000, perseteruan antara tim Terrorist dan Counter-Terrorist yang kemudian berevolusi menjadi sebuah game online berkat dukungan para penyedia server pribadi, hingga sekarang Counter Strike menjadi game FPS (First Person Shooter) yang paling lama dan paling banyak dimainkan tidak hanya di Indonesia tetapi juga di dunia. Counter Strike juga merupakan cikal bakal adanya E-Sport di Indonesia, sebut saja tim profesional seperti XcN dan nxl> yang pernah mengarumkan nama bangsa di ajang internasional.
Namun keberadaan Counter Strike sendiri sempat terancam oleh regulasi mengenai keaslian produk yang digunakan oleh para pemain serta penyedia server meskipun masih sangat banyak peminatnya. Seperti kata pepatah yang lebih baik terlambat daripada tidak datang sama sekali, Megaxus Infotechakhirnya merilis Counter Strike Online pada tahun 2011 sebagai wadah resmi bagi para pemain dan penggemar Counter Strike di Indonesia.

5. Lost Saga

Lost Saga yang belum terlalu lama dirilis oleh Gemscool pada akhir tahun 2009 kami anggap pantas berada di posisi 5 dalam "Daftar 8 Game Online Indonesia Paling Sukses" tidak hanya karena kepopuleran dan jumlah pemainnya yang paling banyak saat ini, tetapi juga karena semua itu diraihnya bukan sebagai game online fighting action pertama di Indonesia. Sebut saja GetAmped yang belum bisa dikatakan sukses meskipun telah dirilis sejak tahun 2005, atau lebih menyedihkan lagi Survival Project yang harus ditutup tidak lama setelah peluncurannya. Lost Saga dengan fitur karakter menarik, mode permainan yang variatif, serta map interaktif saat ini masih menjadi salah satu game online yang paling banyak dimainkan di Indonesia.

4. DotA (Defenter of the Ancients)

Seperti halnya Counter Strike, DotA merupakan sebuah game LAN sebagai bagian dari custom game Warcraft III yang dipopulerkan secara online oleh para penyedia server pribadi. Perintis dari genre MOBA (Multiplayer Online Battle Arena) yang pada intinya mempertemukan dua tim dalam satu arena untuk bertarung satu sama lain sampai berhasil menghancurkan markas lawannya. DotA juga melahirkan tim-tim profesional Indonesia yang berhasil memenangkan turnamen internasional seperti XcN dan Fnatic.
Karena saking populernya DotA hingga saat ini di Indonesia, beberapa publisher memutuskan untuk menghadirkan game yang sejenis, seperti Avalon dari LYTO,Heroes of Newerth dari
sebelum itu, klik dibawah ini.
href="http://www.gameqq.net/component/jreviews/tag/indonesia/Garena/criteria:1/">Garena, Realm of the Titans dari Prodigy, sampai dengan Chaos dari Terracord.

3. Audition AyoDance

Tidak ada yang menyangka bahwa game online musik bisa menjadi salah satu game online paling sukses di Indonesia, terlebih lagi game online musik dansa. Namun Megaxus Infotech tampak cukup yakin dengan merilis Audition AyoDancesebagai produk pertamanya pada Januari 2007 silam. Meskipun tidak secara langsung, namun perlahan tapi pasti Audition AyoDance terus berkembang dan banyak menarik minat pemain baru yang sebelumnya tidak mengenal game online khususnya kaum hawa sehingga Audition AyoDance juga bisa dikatakan berhasil membuka pasar baru dalam sejarah industri game online di Indonesia.
O2Jam merupakan game online musik pertama di Indonesia namun Audition AyoDance dengan fitur penampilan karakter yang dapat dikustomisasi, pilihan mode permainan yang lebih variatif, serta pilihan koleksi lagu yang tidak hanya lokal tetapi juga mancanegara telah menjadikannya duduk di posisi 3 dalam "Daftar 8 Game Online Paling Sukses di Indonesia".

2. Ragnarok Online

Siapa yang tidak kenal Ragnarok Online? Menampilkan fitur grafis 2.5D bergaya anime, pilihan dan variasi job yang mendalam, serta dibalut cerita latar belakang dari komik terkenal asal Korea, Ragnarok Online langsung menjadi game online paling populer dan paling banyak dimainkan di Indonesia ketika dirilis LYTO pada tahun 2003. MMORPG tertua di Indonesia ini sempat mengalami masa transisi dari model bisnis bayar menjadi Free to Play dan hingga saat ini Ragnarok Online masih banyak diminati online gamer tua maupun muda.

1. Point Blank

Dirilis oleh Gemscool pada tahun 2009, Point Blank menjadi fenomena terbesar dalam industri game online di Indonesia yang kabarnya mencatatkan rekor sebesar 300.000 CCU (Concurrent Users). Sebagai FPS online sebenarnya yang pertama di Indonesia menggantikan Counter Strike yang pada saat itu sedang melakukan operasi legalisasi klien original terhadap penyedia server, pemain, sampai warnet, Point Blank dengan model Free to Play serta peningkatan dari segi grafis, efek, dan fitur-fitur online di dalamnya, hadir menjadi solusi tepat bagi semua pihak terutama bagi yang kesulitan untuk membeli Counter Strike original. Kesuksesan Point Blank juga didukung oleh luasnya jaringan Gemscool di seluruh bagian Indonesia yang sudah merilis terlebih dahulu Ghost Online danYulgang Online.
Ketika mengunjungi G-Star 2010 di Korea Selatan yang lalu, GameQQ seringkali bahkan terlalu sering disambut dengan pertanyaan mengenai Point Blank oleh para pelaku bisnis game online di sana yang takjub oleh kesuksesan game tersebut di Indonesia. Oleh karena itu, tidak salah apabila Point Blank kami tetapkan menjadi "Game Online Paling Sukses di Indonesia".

10 Handphone Tercanggih 2012


1.nokia 888 communicator
handphone dengan konsep futuristic yang menggunakan baterai liquid(cairan).

 2. nokia Aeon

3. Sky “Sleak & Slim”
handphone yg diproduksi oleh SKY memiliki touchpad yang bersinar dan “hidden-key”
sebelum itu, klik dibawah ini.
style="clear: both; text-align: center;">  4. Benq-Siemens “Snaked”
model “reptile” yang di desain khusus untuk wanita yg hobby berolahraga dengan teknologinya yang mudah mengikuti bentuk tubuh manusia.namun hampir sama dengan yang di atas

5. What u see is what u get concept
konsep ini tidak lagi menggunakan LCD seperti digital camera, tetapi menggunakan frame yang transparan sebagai kamera.


6. Retroxis


7. Benq-Siemens “The Black Box”

8. Nec tag
memiliki konsep yang mirip dengan “the snaked”

9. Triple watch

10. Asus Aura